Postingan

Menampilkan postingan dengan label DLH

AMARAN KERAS: DLH Kotabaru Siap Tindak Tegas Pelanggar Pengelolaan Sampah, Ancaman Pidana Menanti

Gambar
EplKotabaru.com, Kotabaru.  – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru mengeluarkan peringatan keras bagi seluruh lapisan masyarakat, perangkat desa, hingga sektor bisnis terkait tata kelola sampah. Langkah drastis ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab hukum untuk mencegah bencana lingkungan yang lebih besar, berkaca pada tragedi kebakaran hebat di TPA Jatiwaringin, Tangerang, yang hingga kini masih menjadi perhatian nasional. Kondisi di TPA Jatiwaringin menjadi potret buruk akibat praktik open dumping atau pembuangan sampah sembarangan tanpa pemilahan. Selama empat hari api berkobar, menghanguskan lebih dari 15 hektare lahan, dan menyebabkan 230 warga menderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Paparan asap gas metana yang dihasilkan dari tumpukan sampah yang membusuk di TPA tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat dalam jangka panjang dengan risiko penyakit berat. Saat ini, TPA Sungup pun berada dalam kondisi yang se...

Tegas, Mulai 2027 DLH Kotabaru Tolak Angkut Sampah Organik: Warga Wajib Olah Mandiri atau Siap Sanksi?

Gambar
EplKotabaru.com, Kotabaru. – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru secara resmi mengeluarkan kebijakan baru terkait pengelolaan sampah rumah tangga. Mulai 1 Januari 2027, pihak DLH tidak akan lagi melakukan pengangkutan sampah organik ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). ​Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP., menegaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis dalam mengelola sampah secara lebih bertanggung jawab melalui program "BAPILAH" (Budaya Pilah dan Tanggung Jawab Sampah). ​"Mulai 1 Januari 2027, sampah organik seperti sisa makanan, sayur, buah, daun, rumput, dan ranting tidak lagi diangkut ke TPA oleh DLH Kabupaten Kotabaru," ujar Melinda. ​Ia menjelaskan, masyarakat kini diwajibkan untuk mengolah sampah organik tersebut secara mandiri di lingkup rumah tangga. Pengolahan dapat dilakukan dengan berbagai metode ramah lingkungan, seperti membuat kompos, budidaya maggot/BSF,...

Sinergi DLH dan Puskesmas Sebatung: Komitmen Nyata Lindungi Kesehatan 185 Petugas Kebersihan Kotabaru

Gambar
EplKotabaru.com, Kotabaru.– Dalam upaya memastikan keberlanjutan kebersihan lingkungan serta perlindungan kesejahteraan tenaga kerja, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru menjalin sinergi strategis dengan UPTD Puskesmas Sebatung. Kolaborasi ini diwujudkan melalui program pemeriksaan kesehatan komprehensif yang menyasar 185 orang petugas kebersihan , yang merupakan ujung tombak dalam menjaga estetika dan sanitasi Bumi Saijaan. Kamis, 18 Juni 2026. Program yang dilaksanakan selama dua hari ini menempatkan kesehatan para petugas sebagai prioritas utama. Mengingat beban kerja dan lingkungan operasional yang menantang, pemeriksaan medis ini dianggap sebagai langkah preventif yang krusial. Hari pertama kegiatan dipusatkan di UPTD Puskesmas Sebatung,  sementara hari kedua difokuskan di kantor DLH yang berada di Gedung Abdi Negara.  Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP, menegaskan bahwa inisiatif ini berangk...

Ayo Tukar Sampah Plastikmu dengan Sembako di Acara Jalan Santai Besok!

Gambar
EplKotabaru.com, Kotabaru. – Ada kabar gembira bagi warga Kotabaru! Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP., mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan melalui aksi nyata yang seru di acara Jalan Santai, pada hari Minggu, 31 Mei 2026. Tidak sekadar berolahraga, Anda bisa membawa pulang sembako gratis hanya dengan membawa sampah plastik. Kegiatan ini merupakan inisiatif kreatif dari DLH Kotabaru untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah. Cukup kumpulkan sampah plastik (sampah plastik bercampur) dan bawa ke Stand DLH di lokasi acara Jalan Santai. Semakin banyak sampah plastik yang Anda bawa, semakin besar nilai sembako yang bisa Anda tukarkan. Berikut adalah daftar mekanisme penukaran sampahnya: Berat Sampah Plastik ~ Reward (Sembako)  < 0,5 kg ~ Kecap Manis / Sarden  0,5 - 1,0 kg ~ Gula 1 kg / Minyak Goreng 1L > 1,0 kg ~ Beras 3 kg...

Meriahkan HUT ke-76 Kabupaten Kotabaru, DLH Ajak Warga Tukar Sampah Plastik dengan Sembako

Gambar
​ EplKotabaru.com, Kotabaru – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi (Harjad) Kabupaten Kotabaru ke-76, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru menggelar aksi peduli lingkungan yang inovatif bagi masyarakat. ​Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP., mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dengan program penukaran sampah plastik. Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menukarkan sampah plastik yang mereka miliki dengan paket sembako. ​Kegiatan tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada hari Minggu, 31 Mei 2026. ​Masyarakat dapat menukarkan sampah mereka di dua titik lokasi strategis: 1. ​Stand Jalan Santai DLH: Berlokasi di Paving eks Gedung Veteran, Siring Laut. 2. ​Stand Saijaan Expo Dinas LH: Khusus untuk penukaran sampah botol plastik. ​Hj. Melinda menekankan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari semangat perayaan hari jadi daerah sekaligus be...

Soroti Dampak Kesehatan, Kadis DLH Kotabaru Ingatkan Bahaya Membakar Sampah di Lingkungan Padat

Gambar
EplKotabaru.com, Kotabaru.  – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru gencar memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah. Langkah ini diambil guna menjaga kualitas udara dan melindungi kesehatan masyarakat, terutama di kawasan pemukiman yang semakin padat. ​Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP.,  menyampaikan bahwa kebiasaan membakar sampah memiliki dampak buruk yang sering kali tidak terlihat secara langsung oleh masyarakat, namun sangat berbahaya dalam jangka panjang. ​"Membakar sampah dapat mengganggu pernapasan, mencemari udara sekitar, hingga mengganggu kenyamanan tetangga. Lebih jauh lagi, asap dari pembakaran sampah bisa meningkatkan risiko penyakit kronis seperti jantung, kanker, hingga gangguan reproduksi dan tumbuh kembang janin," jelasnya. ​Pihak DLH Kotabaru memetakan beberapa faktor yang memicu masyarakat masih memilih membakar sampah, di a...