Postingan

Menampilkan postingan dengan label RSUD PJS

Pelayanan RSUD PJS Dikeluhkan, Wakil Ketua DPRD Kotabaru Pimpin Evaluasi Besar-Besaran Bersama Dinkes

Gambar
EplKotabaru.com – Kotabaru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengevaluasi pelayanan kesehatan di RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS). Langkah ini diambil merespons meningkatnya keluhan masyarakat terkait kualitas layanan yang dinilai belum maksimal. Senin, 05 Januari 2025. RDP yang berlangsung di Gedung DPRD Kotabaru ini dipicu oleh insiden tragis meninggalnya seorang pasien yang diduga akibat lambatnya tindakan medis karena hambatan prosedur Standard Operating Procedure (SOP). Kasus ini memicu keprihatinan mendalam dari anggota DPRD Kotabaru, salah satunya Abu Suwandi, yang menyayangkan birokrasi rumah sakit yang mengabaikan urgensi keselamatan nyawa. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin, S.Hut., M.M.,  didampingi jajaran Komisi II dan Komisi III. Pertemuan ini menghadirkan Dinas Kesehatan Kotabaru, Direktur RSUD PJS, Direktur RSUD Sengayam, seluruh Kepala Puskesmas se-Ka...

Mengapa PMI Kotabaru Tidak Jalan, Ini Alasan Ketua PMI dan Harapan Anggota PMI.

Gambar
Mengapa PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Kotabaru Tidak Jalan, Ini Alasan Ketua PMI Kotabaru dan Harapan Anggota KSR PMI Eplkotabaru.blogspot.com  - Kotabaru.  PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Kotabaru saat ini diketahui vakum untuk sementara ini, banyak masyarakat mempertanyakan mengapa bisa vakum. Ketua PMI Kabupaten Kotabaru, Sugian Noor, S.H., M.Si, M.Hum., mengungkapkan bahwa vakumnya PMI disebabkan oleh beberapa faktor, terutama tidak adanya dukungan dari pemerintah Kabupaten Kotabaru, Dinas Kesehatan, maupun Rumah Sakit. "Untuk saat ini sekretariat PMI Kabupaten Kotabaru masih jalan, namun selama 8 tahun ini PMI tidak pernah dapat dukungan terutama dari dinas kesehatan, dari rumah sakit, dari Pemda, itu sama sekali tidak ada backup terutama masalah anggaran," kata Sugian dalam wawancara kepada awak media pada Kamis, 17 Juli 2025. Sugian menambahkan bahwa PMI masih proses mengajukan anggaran untuk memperbaiki kantor dan membangun kembali Unit D...

Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., Rencanakan Bangun Layar Monitoring Informasi.

Gambar
Demi Transparansi Stok Darah di UTD, Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., Rencanakan Bangun Layar Monitoring Informasi. Eplkotabaru.blogspot.com  - Kotabaru. Menanggapi informasi keluhan masyarakat tentang kekurangan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD), Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., berkomitmen untuk meningkatkan transparansi stok darah di UTD dan memperkuat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Senin, 02 Juni 2025. Dalam pernyataannya, Drg. Andriyan Wijaya, M.M. mengatakan, "Kami akan berusaha untuk membenahi dan menjadi lebih baik lagi, dan kedepannya rencana kami akan membangun sebuah monitor informasi keterbukaan stok darah di UTD," Mengenai MoU dengan PMI, Direktur RSUD PJS menyatakan bahwa perlu ada pembahasan kembali dengan pihak PMI untuk meningkatkan kerja sama. "Mengenai MoU ini adalah hal yang harus dibicarakan lagi dengan pihak PMI, memang selama beberapa bulan lalu kan ...

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Kotabaru Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD PJS Kotabaru Stagen

Gambar
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., Letakkan Batu Pertama Pembangunan Lanjutan RSUD Pangeran Jaya Sumitra di Stagen Kotabaru.  Eplkotabaru.blogspot.com   - Kotabaru.  Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, S.Sos., melakukan peletakkan batu pertama pembangunan RSUD Pangeran Jaya Sumitra di Stagen. Pembangunan ini merupakan realisasi program Dana Hibah Sebuku Coal Group. Sabtu, 31 Mei 2025. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa peletakkan batu pertama ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas yang memadai. "Pembangunan gedung baru RSUD Stagen ini merupakan ikhtiar kita untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata. Setelah lebih 10 tahun proyek ini terhenti, alhamdulillah di masa kepemimpinan kami saat ini, kami dapat melanjutkan kembali pembangunan rumah sakit yang ditandai dengan ground breaki...