Postingan

Menampilkan postingan dengan label RSUD PJS

Polemik Pelayanan di RSUD Pangeran Jaya Sumitra: Dari Keluhan Keluarga hingga Klarifikasi Medis Komprehensif

Gambar
​ EplKotabaru.com, Kotabaru.  – Kasus meninggalnya almarhumah A (51) di RSUD Pangeran Jaya Sumitra pada 30 Juni 2026, pukul 05.30 WITA, memicu sorotan publik. Pihak keluarga sempat melayangkan protes keras dan mengungkapkan kekecewaan mendalam atas serangkaian proses perawatan yang dianggap tidak memuaskan. Merespons hal tersebut, manajemen RSUD Pangeran Jaya Sumitra akhirnya buka suara untuk memberikan klarifikasi mendalam terkait prosedur medis dan administrasi yang dijalankan. Jum'at, 03 Juli 2026. ​ ​Almarhumah A tercatat menjalani rawat inap sejak 11 Mei 2026. Berdasarkan rekam medis, ia didiagnosa menderita anemia berat (hemoglobin 2) serta memiliki benjolan (abses) di area ketiak kanan. Selama masa perawatan, almarhumah telah menjalani dua kali tindakan operasi, yakni pada 18 Mei dan 27 Juni 2026. ​Pihak keluarga sebelumnya memaparkan lima poin utama kekecewaan, di antaranya: 1. ​Ketidaksesuaian Fasilitas: Penempatan pasien di ruang yang dipersepsikan sebagai ...

RSUD Pangeran Jaya Sumitra Klarifikasi Tuduhan Kelalaian Pelayanan Pasien Pansitopenia, Tegaskan Tindakan Medis Sesuai Prosedur

Gambar
EplKotabaru.com, Kotabaru.  – Pihak Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan keluarga mendiang pasien mengenai dugaan kelalaian pelayanan, penempatan kelas BPJS, hingga temuan kain kasa (tampon) pada jenazah pasien yang sempat memicu kesalahpahaman. Kamis Siang, 02 Juli 2026. Penjelasan resmi ini disampaikan secara berimbang oleh Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra, drg. Andriyan Wijaya, M.M., yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik dan Penunjang Medik RSUD Pangeran Jaya Sumitra, dr. Nasar Radfan, M.Ked.Trop. Klarifikasi dirilis setelah manajemen melakukan koordinasi dan audit internal bersama seluruh unit pelayanan terkait, mulai dari IGD, Ruang Operasi, Keperawatan, Ruang Perawatan Bedah, hingga Unit Pemulasaran Jenazah. Pihak rumah sakit menegaskan bahwa seluruh tindakan medis yang diambil oleh tim dokter dan tenaga kesehatan di lapangan telah sesuai dengan standar ...

​Headline: Tragedi di RSUD Pangeran Jaya Sumitra: Keluarga Almarhumah A (51) Ungkap Rentetan Kelalaian Medis dan Biaya Fantastis

Gambar
​ EplKotabaru.com, Kotabaru.  – Duka mendalam menyelimuti keluarga almarhumah berinisial A (51), warga yang meninggal dunia pada 30 Juni 2026 pukul 05.30 WITA di RSUD Pangeran Jaya Sumitra, Kotabaru. Kematian almarhumah meninggalkan tanya dan kekecewaan besar bagi pihak keluarga, yang kini secara terbuka mengungkapkan dugaan rangkaian kelalaian medis serta pembebanan biaya yang dinilai tidak wajar selama almarhumah menjalani perawatan di Ruang Bedah Kerapu E. Kamis Pagi, 02 Juli 2026. ​ Almarhumah A tercatat mulai menjalani rawat inap di RSUD Pangeran Jaya Sumitra sejak 11 Mei 2026. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, almarhumah didiagnosa menderita anemia dengan kadar hemoglobin yang rendah (HB 2) serta memiliki benjolan di area ketiak kanan. ​Selama masa perawatan, almarhumah harus menempuh dua kali prosedur operasi. ​Operasi pertama dilaksanakan pada tanggal 18 Mei 2026. ​Operasi kedua dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2026. Pihak keluarga memaparkan lima poi...

Pelayanan RSUD PJS Dikeluhkan, Wakil Ketua DPRD Kotabaru Pimpin Evaluasi Besar-Besaran Bersama Dinkes

Gambar
EplKotabaru.com – Kotabaru. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna mengevaluasi pelayanan kesehatan di RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS). Langkah ini diambil merespons meningkatnya keluhan masyarakat terkait kualitas layanan yang dinilai belum maksimal. Senin, 05 Januari 2025. RDP yang berlangsung di Gedung DPRD Kotabaru ini dipicu oleh insiden tragis meninggalnya seorang pasien yang diduga akibat lambatnya tindakan medis karena hambatan prosedur Standard Operating Procedure (SOP). Kasus ini memicu keprihatinan mendalam dari anggota DPRD Kotabaru, salah satunya Abu Suwandi, yang menyayangkan birokrasi rumah sakit yang mengabaikan urgensi keselamatan nyawa. Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kotabaru, Awaludin, S.Hut., M.M.,  didampingi jajaran Komisi II dan Komisi III. Pertemuan ini menghadirkan Dinas Kesehatan Kotabaru, Direktur RSUD PJS, Direktur RSUD Sengayam, seluruh Kepala Puskesmas se-Ka...

Mengapa PMI Kotabaru Tidak Jalan, Ini Alasan Ketua PMI dan Harapan Anggota PMI.

Gambar
Mengapa PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Kotabaru Tidak Jalan, Ini Alasan Ketua PMI Kotabaru dan Harapan Anggota KSR PMI Eplkotabaru.blogspot.com  - Kotabaru.  PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Kotabaru saat ini diketahui vakum untuk sementara ini, banyak masyarakat mempertanyakan mengapa bisa vakum. Ketua PMI Kabupaten Kotabaru, Sugian Noor, S.H., M.Si, M.Hum., mengungkapkan bahwa vakumnya PMI disebabkan oleh beberapa faktor, terutama tidak adanya dukungan dari pemerintah Kabupaten Kotabaru, Dinas Kesehatan, maupun Rumah Sakit. "Untuk saat ini sekretariat PMI Kabupaten Kotabaru masih jalan, namun selama 8 tahun ini PMI tidak pernah dapat dukungan terutama dari dinas kesehatan, dari rumah sakit, dari Pemda, itu sama sekali tidak ada backup terutama masalah anggaran," kata Sugian dalam wawancara kepada awak media pada Kamis, 17 Juli 2025. Sugian menambahkan bahwa PMI masih proses mengajukan anggaran untuk memperbaiki kantor dan membangun kembali Unit D...

Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., Rencanakan Bangun Layar Monitoring Informasi.

Gambar
Demi Transparansi Stok Darah di UTD, Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., Rencanakan Bangun Layar Monitoring Informasi. Eplkotabaru.blogspot.com  - Kotabaru. Menanggapi informasi keluhan masyarakat tentang kekurangan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD), Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., berkomitmen untuk meningkatkan transparansi stok darah di UTD dan memperkuat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Senin, 02 Juni 2025. Dalam pernyataannya, Drg. Andriyan Wijaya, M.M. mengatakan, "Kami akan berusaha untuk membenahi dan menjadi lebih baik lagi, dan kedepannya rencana kami akan membangun sebuah monitor informasi keterbukaan stok darah di UTD," Mengenai MoU dengan PMI, Direktur RSUD PJS menyatakan bahwa perlu ada pembahasan kembali dengan pihak PMI untuk meningkatkan kerja sama. "Mengenai MoU ini adalah hal yang harus dibicarakan lagi dengan pihak PMI, memang selama beberapa bulan lalu kan ...

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Kotabaru Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD PJS Kotabaru Stagen

Gambar
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., Letakkan Batu Pertama Pembangunan Lanjutan RSUD Pangeran Jaya Sumitra di Stagen Kotabaru.  Eplkotabaru.blogspot.com   - Kotabaru.  Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, S.Sos., melakukan peletakkan batu pertama pembangunan RSUD Pangeran Jaya Sumitra di Stagen. Pembangunan ini merupakan realisasi program Dana Hibah Sebuku Coal Group. Sabtu, 31 Mei 2025. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa peletakkan batu pertama ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan meningkatkan akses masyarakat terhadap fasilitas yang memadai. "Pembangunan gedung baru RSUD Stagen ini merupakan ikhtiar kita untuk memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas, terjangkau, dan merata. Setelah lebih 10 tahun proyek ini terhenti, alhamdulillah di masa kepemimpinan kami saat ini, kami dapat melanjutkan kembali pembangunan rumah sakit yang ditandai dengan ground breaki...