Postingan

Menampilkan postingan dengan label PMI

DPRD Kotabaru Pastikan PMI Kembali Eksis di 2026, Alokasikan Hibah Rp500 Juta

Gambar
EplKotabaru.com – Kotabaru. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kotabaru, Awaludin, S.Hut., M.M., memberikan klarifikasi terkait isu " mati surinya " Palang Merah Indonesia (PMI) Kotabaru. Selaku pembina organisasi tersebut, ia menegaskan bahwa PMI akan kembali aktif sepenuhnya pada tahun 2026 mendatang. Senin, 26 Januari 2026. Awaludin menjelaskan bahwa kendala utama yang dihadapi PMI selama ini bukanlah penghentian kegiatan secara permanen, melainkan kekosongan anggaran operasional pada tahun 2025. Menurutnya, sebagai organisasi kemanusiaan, PMI sangat bergantung pada dukungan pemerintah daerah. "Terkait isu mati suri, sebenarnya bukan mati suri, tapi memang di tahun 2025 itu anggarannya kosong. Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Haji Rusli, pemerintah daerah telah berkomitmen mengalokasikan dana hibah sebesar Rp500 juta untuk tahun 2026," ujar Awaludin saat ditemui setelah rapat koordinasi. Selain masalah anggaran, Awaludin juga menyoroti pentingnya sinkron...

Inspektur Kotabaru Soroti 'Mati Suri' PMI: Harapkan Reaktivasi demi Kemanusiaan

Gambar
EplKotabaru.com – Kotabaru. Inspektur Inspektorat Kotabaru, Dr. H. Ahmad Fitriadi F, S.H., M.Hum., CGRE., CGCAE., yang juga menjabat sebagai Pembina Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotabaru, memberikan tanggapan serius terkait penurunan aktivitas lembaga kemanusiaan tersebut beberapa tahun ini. Beliau menilai PMI Kotabaru seolah sedang mengalami fase "mati suri", di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan stok darah. Selasa, 20 Januari 2026. Dalam keterangannya, H. Ahmad Fitriadi mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi pelayanan darah di Kotabaru. Sebagai seorang pendonor aktif yang terdaftar di Unit TransfusiDarah (UTD) rumah sakit, beliau merasakan langsung adanya perubahan signifikan. "Saat ini kami melihat kebutuhan darah untuk pasien gawat darurat terus meningkat. Namun, saya melihat PMI Kotabaru kurang 'gereget' belakangan ini. Padahal, dulu PMI sangat aktif dan responsif, bahkan memiliki kerja sama yang sangat baik dengan...

Mengapa PMI Kotabaru Tidak Jalan, Ini Alasan Ketua PMI dan Harapan Anggota PMI.

Gambar
Mengapa PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Kotabaru Tidak Jalan, Ini Alasan Ketua PMI Kotabaru dan Harapan Anggota KSR PMI Eplkotabaru.blogspot.com  - Kotabaru.  PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Kotabaru saat ini diketahui vakum untuk sementara ini, banyak masyarakat mempertanyakan mengapa bisa vakum. Ketua PMI Kabupaten Kotabaru, Sugian Noor, S.H., M.Si, M.Hum., mengungkapkan bahwa vakumnya PMI disebabkan oleh beberapa faktor, terutama tidak adanya dukungan dari pemerintah Kabupaten Kotabaru, Dinas Kesehatan, maupun Rumah Sakit. "Untuk saat ini sekretariat PMI Kabupaten Kotabaru masih jalan, namun selama 8 tahun ini PMI tidak pernah dapat dukungan terutama dari dinas kesehatan, dari rumah sakit, dari Pemda, itu sama sekali tidak ada backup terutama masalah anggaran," kata Sugian dalam wawancara kepada awak media pada Kamis, 17 Juli 2025. Sugian menambahkan bahwa PMI masih proses mengajukan anggaran untuk memperbaiki kantor dan membangun kembali Unit D...

Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., Rencanakan Bangun Layar Monitoring Informasi.

Gambar
Demi Transparansi Stok Darah di UTD, Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., Rencanakan Bangun Layar Monitoring Informasi. Eplkotabaru.blogspot.com  - Kotabaru. Menanggapi informasi keluhan masyarakat tentang kekurangan stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD), Direktur RSUD PJS Kotabaru, Drg. Andriyan Wijaya, M.M., berkomitmen untuk meningkatkan transparansi stok darah di UTD dan memperkuat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI). Senin, 02 Juni 2025. Dalam pernyataannya, Drg. Andriyan Wijaya, M.M. mengatakan, "Kami akan berusaha untuk membenahi dan menjadi lebih baik lagi, dan kedepannya rencana kami akan membangun sebuah monitor informasi keterbukaan stok darah di UTD," Mengenai MoU dengan PMI, Direktur RSUD PJS menyatakan bahwa perlu ada pembahasan kembali dengan pihak PMI untuk meningkatkan kerja sama. "Mengenai MoU ini adalah hal yang harus dibicarakan lagi dengan pihak PMI, memang selama beberapa bulan lalu kan ...

Wakil Ketua PMI Kab. Kotabaru Berikan Tanggapan Tentang Maraknya Kekosongan Stok Darah.

Gambar
Wakil Ketua PMI Kab. Kotabaru Berikan Tanggapan Tentang Maraknya Kekosongan Stok Darah di Kabupaten/Kota, Terutama di Kabupaten Kotabaru.  Eplkotabaru.blogspot.com - Kotabaru. Mengenai informasi maraknya kekosongan stok darah di beberapa Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan, Wakil Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kotabaru, M. Rezki Oktavianoor, S.Sos., M.Si., memberikan tanggapan yang mengejutkan. Sabtu, 24 Mei 2025. Pada awal tahun 2023, PMI Kabupaten Kotabaru dengan Rumah Sakit Umum Daerah Pangeran Jaya Sumitra (RSUD PJS) Kotabaru telah melakukan MoU tentang Donor Darah (Stok Darah) . Namun, setelah berjalannya waktu, MoU hanya terlaksana selama 3 bulan. "MoU itu terjadi pada 2023, sudah ada komitmen tapi hanya berjalan 3 bulan, lalu berhenti," ucap Rezki. "MoU masih berlaku sampai hari ini," tambahnya. PMI di awal tahun 2024 sudah berkoordinasi dengan RSUD PJS, termasuk manajemen dan kepala UTD, bahwa mereka menyanggupi untuk ...

PMI Kotabaru Berikan Bantuan Famili Kit Kepada Korban Kebakaran

Gambar
Tidak mau tinggal diam, PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Kotabaru memberikan bantuan untuk korban kebakaran. Jum'at sore, 26 Juli 2024. Musibah kebakaran yang terjadi pada hari Kamis dini hari menghanguskan 28 buah rumah yang terletak di Jl. Veteran Gang Taruna RT. 13 dan Jl. Suryawangsa Gang Sepakat RT. 09 Kelurahan Kotabaru Hulu Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Bantuan yang diberikan dari PMI Kotabaru berupa Family Kit sebanyak 34 buah, Family Kit berisi handuk, sarung, serbet, gelas, sendok, piring, gayung, sabun dan rinso. Ketua PMI melalui Wakil Ketua PMI Muhammad Rezki Oktavianoor, mengucapkan belasungkawa kepada korban yang terkena musibah kebakaran pada Kamis dini hari kemarin.  "Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan membantu para korban, dan kami memberikan bantuan melalui BPBD agar terkoordinir dengan baik." ucap Rezki. Jumlah korban yang terkena musibah sebanyak 34 KK (92 jiwa) dan ditambah 2 anggota balakar juga masuk menjadi korban (Korb...