Soroti Dampak Kesehatan, Kadis DLH Kotabaru Ingatkan Bahaya Membakar Sampah di Lingkungan Padat
EplKotabaru.com, Kotabaru. – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotabaru gencar memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk menghentikan kebiasaan membakar sampah. Langkah ini diambil guna menjaga kualitas udara dan melindungi kesehatan masyarakat, terutama di kawasan pemukiman yang semakin padat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kotabaru, Hj. Melinda Ratna Agustina, S.STP., M.IP., menyampaikan bahwa kebiasaan membakar sampah memiliki dampak buruk yang sering kali tidak terlihat secara langsung oleh masyarakat, namun sangat berbahaya dalam jangka panjang.
"Membakar sampah dapat mengganggu pernapasan, mencemari udara sekitar, hingga mengganggu kenyamanan tetangga. Lebih jauh lagi, asap dari pembakaran sampah bisa meningkatkan risiko penyakit kronis seperti jantung, kanker, hingga gangguan reproduksi dan tumbuh kembang janin," jelasnya.
Pihak DLH Kotabaru memetakan beberapa faktor yang memicu masyarakat masih memilih membakar sampah, di antaranya karena layanan pengangkutan yang belum merata sepenuhnya, masyarakat belum terbiasa memilah sampah, serta kurangnya pemahaman mengenai alternatif pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Akibatnya, membakar sampah kerap dijadikan pilihan tercepat dan termudah.
Menyikapi hal tersebut, DLH Kotabaru mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan lama tersebut melalui tindakan-tindakan kecil yang nyata.
"Mari kita mulai dari hal kecil, seperti memilah sampah dari rumah dan mengurangi produksi sampah yang bisa dihindari. Lakukan ini bersama-sama demi menjaga lingkungan kita, karena dampak buruk dari pembakaran sampah tidak akan berhenti di halaman rumah sendiri," pungkasnya.
Dengan adanya edukasi ini, diharapkan kesadaran warga Kotabaru terhadap pengelolaan sampah yang benar dapat meningkat, sehingga tercipta lingkungan daerah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua. (Rayyan).
Komentar