Festival Akrab 2026: Disparpora Kotabaru Dorong Ekraf Inklusif, Libatkan Disabilitas dan Warga Lapas
EplKotabaru.com, Kotabaru — Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kotabaru sukses menutup penyelenggaraan Festival Akrab (Ajang Kreativitas Bamega) 2026. Perhelatan yang bertepatan dengan momentum Hari Ekonomi Kreatif Nasional (24 Oktober) ini tidak hanya menjadi panggung kreativitas, tetapi juga wujud nyata komitmen inklusivitas dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan.
Diselenggarakan selama akhir pekan dan ditutup pada Minggu 25 Oktober 2026.
festival tahun ini mencatat pencapaian gemilang. Berdasarkan laporan panitia, seluruh produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal yang berpartisipasi habis terjual, menandakan tingginya perputaran ekonomi dan antusiasme masyarakat.
Merangkul Seluruh Elemen Tanpa Terkecuali
Kepala Disparpora Kabupaten Kotabaru, Ir. Kamirudin, M.Si., menegaskan bahwa esensi utama dari festival ini adalah penjaringan talenta muda potensial untuk memajukan sektor ekonomi kreatif di Bumi Saijaan.
"Kami berharap Festival Akrab ini dapat melahirkan talenta-talenta baru di bidang ekonomi kreatif, khususnya pemuda dan pemudi agar Kotabaru semakin maju dan berdaya saing," ujar Kamirudin.
Satu hal yang menjadi sorotan dan daya tarik utama dalam perhelatan tahun ini adalah keterlibatan kelompok rentan dan marjinal, yakni para penyandang disabilitas serta warga binaan pemasyarakatan (warga lapas).
Disparpora Kotabaru memberikan ruang dan panggung setara bagi mereka untuk menampilkan karya serta produk kreatif, memastikan bahwa pembangunan ekonomi kreatif bersifat inklusif dan merata.
Proyeksi Keberlanjutan dan Potensi Pesisir
Sementara itu, Kepala Bidang Pertunjukan Event Pariwisata dan Ekraf Disparpora Kabupaten Kotabaru, Rudi Nugraha, S.Sos., M.AP., menekankan pentingnya konsistensi dalam penyelenggaraan event pariwisata. Menurutnya, sebuah festival harus dirancang berkelanjutan agar mampu memantik inovasi yang konsisten dari para pelaku industri kreatif.
"Prinsip event itu harus berkelanjutan. Mereka selalu kita beri ruang agar bisa memberikan ide gagasan dan inovasi selalu tiap tahunnya," jelas Rudi.
Ke depan, Disparpora berkomitmen untuk mempertajam konsep festival dengan mengangkat tematik kepariwisataan pesisir.
Langkah strategis ini dinilai sejalan dengan potensi sumber daya alam maritim dan wilayah pesisir Kabupaten Kotabaru yang sangat melimpah, sehingga mampu menjadi daya tarik wisata sekaligus motor penggerak ekonomi baru.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, Disparpora Kotabaru mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kekompakan dan sinergi.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mendongkrak sektor pariwisata, melestarikan budaya lokal, serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif di Kabupaten Kotabaru ke tingkat yang lebih tinggi. (Rani).
Komentar