Dorong Link and Match Industri, 79 Lulusan Vokasi Poltek Kotabaru Dituntut Tembus Pasar Kerja


EplKotabaru.com, Kotabaru — Politeknik Kotabaru resmi melepas 79 lulusan Diploma III dari empat program studi dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda XVIII Tahun 2026 di Balai Gunung Jambangan, Senin 12 Oktober 2026. 

Momentum ini ditegaskan sebagai ujian riil bagi para alumni vokasi untuk membuktikan kompetensi teknis dan daya saing di tengah cepatnya dinamika industri regional maupun nasional.

Adapun 79 wisudawan tersebut terdiri dari Program Studi Administrasi Bisnis (33 orang), Teknik Listrik (18 orang), Teknik Mesin (14 orang), dan Teknik Sipil (14 orang). Kelulusan ini menambah daftar alumni Politeknik Kotabaru menjadi total 491 orang dalam lima tahun terakhir.

Direktur Politeknik Kotabaru, Hasbi Asidik, S.T., M.T., menegaskan bahwa ijazah vokasi yang diraih bukanlah akhir perjuangan, melainkan tiket awal menuju lanskap profesional yang semakin kompetitif.

“Wisuda ini bukan akhir pencapaian, melainkan pintu masuk ke tahapan baru—baik di sektor industri, dunia kerja, maupun wirausaha mandiri. Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, alumni dituntut terus mengasah kompetensi, menjaga integritas, dan menjaga nama baik almamater,” ujar Hasbi dalam laporannya

Hasbi turut menyampaikan apresiasi atas sinergi Pemerintah Kabupaten Kotabaru yang secara konsisten mengucurkan Beasiswa Daerah, serta dukungan dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XI Kalimantan dan jajaran mitra industri strategis.

Isu keselarasan kurikulum vokasi dengan kebutuhan pasar kerja (link and match) menjadi sorotan utama dalam wisuda kali ini. Ketua Yayasan Pengembangan Pendidikan Saijaan (YP2S), Sugian Noor, S.H., M.Si., M.Hum., menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia usaha/dunia industri (DUDI).

Guna merespons kebutuhan pasar kerja lokal dan regional yang kian dinamis, YP2S bersama pengelola Politeknik Kotabaru kini tengah mematangkan rencana pembukaan program studi baru.

“Kami sedang mempersiapkan pembukaan prodi baru yang relevan dengan potensi daerah dan pasar kerja, di antaranya sektor Paralegal serta Teknologi Pertanian berbasis Kelapa Sawit,” ungkap Sugian Noor. 

Ia juga mengingatkan pentingnya soft skills seperti etika, kesadaran emosional, dan daya adaptasi alumni agar mampu bersaing hingga tingkat internasional.

Bupati Kotabaru H. Muhammad Rusli, S.Sos., melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Minggu Basuki, M.AP., menyampaikan pesan menohok terkait kontribusi nyata perguruan tinggi bagi pembangunan daerah.

Pemerintah Daerah mendesak Politeknik Kotabaru untuk memperkuat kajian pelacakan alumni (tracer study) secara berkala demi memastikan efektivitas penyerapan lulusan di dunia kerja.

“Evaluasi penyerapan alumni sangat krusial untuk mengukur sejauh mana efektivitas pendidikan vokasi ini menjawab kebutuhan industri di Kabupaten Kotabaru. Pembukaan prodi baru pun harus berbasis kajian kebutuhan tenaga kerja riil dan potensi daerah, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Minggu Basuki saat membacakan sambutan Bupati.

Penghargaan dan Penyerahan Beasiswa
Prosesi Wisuda XVIII ini turut dirangkai dengan penyerahan penghargaan bagi wisudawan terbaik dari setiap program studi dan tingkat institusi, serta penyerahan simbolis beasiswa pendidikan bagi mahasiswa berprestasi.

Hadir dalam gelaran tersebut perwakilan LLDIKTI Wilayah XI Kalimantan, unsur pimpinan DPRD Kabupaten Kotabaru, pimpinan perusahaan mitra industri, serta jajaran civitas akademika dan orang tua wisudawan. (Rani).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gebrakan "Baku Sikat Fight" Vol. 2: Menuju Kiblat Industri Bela Diri Profesional di Kalimantan Selatan

Proses Pemancangan Jembatan Semayap-Jelapat Terhambat Kabel Internet (Telkom), Dishub Perketat Arus Lalu Lintas.

Telkomsel Berikan Kompensasi bagi Pelanggan di Kotabaru Pasca Gangguan Fiber Optik