Santuni Anak Yatim dan Lansia, Mewarnai Milad Sayed Ja’far Dalam Safari Ramadan di Kotabaru
EplKotabaru.com – Kotabaru. Mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan sosial, Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Kalimantan Selatan, H. Sayed Jafar Alaydrus, S.H., melaksanakan kegiatan Safari Ramadan di Kabupaten Kotabaru. Kegiatan ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan hari ulang tahun (milad) beliau. Selasa, 17 Maret 2026.
Dalam kunjungannya, H. Sayed Jafar disambut hangat oleh ribuan warga dan anak-anak yatim. Meskipun panitia awalnya hanya menyiapkan sekitar 1.500 paket sembako, antusiasme masyarakat yang hadir mencapai kurang lebih 4.500 orang. Namun, beliau menginstruksikan agar seluruh warga yang datang tetap dilayani dan mendapatkan bantuan.
Dalam sesi wawancara, H. Sayed Jafar menegaskan bahwa safari ini murni merupakan bentuk kepedulian sosial untuk berbagi rezeki di bulan yang penuh berkah, tanpa ada kaitannya dengan agenda politik praktis jelang Pilkada.
"Hari ini tepat hari milad saya, jadi saya ambil momen di Kotabaru. Kami berbagi rezeki dengan masyarakat, tidak ada tendensi apa-apa karena pemilihan masih jauh, satu tahun lagi. Ini adalah wujud kepedulian kita untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan," ujar H. Sayed Jafar.
Kotabaru menjadi titik ke-12 dalam rangkaian Safari Ramadan yang dilakukan oleh Ketua DPD Hanura Kalsel ini. Dari total 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, tinggal satu wilayah lagi yang akan dikunjungi dalam sisa dua hari terakhir bulan Ramadan.
Selama perjalanan safarinya, H. Sayed Jafar banyak mendengar aspirasi masyarakat dari pelosok daerah. Ia mengaku banyak warga yang mendoakan dan memintanya untuk maju dalam kontestasi pemilihan gubernur mendatang.
"Kalau yang menyuruh maju (Gubernur) banyak sekali di setiap daerah yang saya datangi. Tapi kehadiran saya hari ini fokus untuk bersilaturahmi dan berbagi di bulan suci. Kalau ada tanggapan atau doa dari masyarakat seperti itu, ya alhamdulillah, semoga diijabah oleh Allah SWT," tambahnya.
Melalui kegiatan ini, beliau juga mengajak para tokoh dan masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk turut serta membantu warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.
"Kita berharap orang-orang yang mampu, yang punya kelebihan, harus mengikuti jejak seperti ini supaya bisa berbagi. Masih banyak saudara kita yang hidupnya menengah ke bawah yang perlu kita santuni," tutupnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian santunan secara simbolis kepada anak-anak yatim yang hadir dengan penuh sukacita. (Rayyan).
Komentar