Layanan Tanpa Libur dan Target Khatam Al-Qur'an: Geliat Ramadhan di Lapas Kotabaru

EplKotabaru.com – Kotabaru. Memasuki bulan suci Ramadhan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru semakin mengintensifkan berbagai program pembinaan bagi warga binaan. Hal ini disampaikan langsung oleh Kalapas Kotabaru, Doni Handriansyah, S.H., M.Si., dalam keterangannya terkait aktivitas warga binaan selama bulan puasa. Rabu, 04 Maret 2026.

Doni menjelaskan bahwa operasional Lapas tetap berjalan normal, bahkan terdapat peningkatan pelayanan pada sore hari. Khusus untuk layanan titipan makanan bagi warga binaan, pihak Lapas berkomitmen untuk terus membukanya setiap hari tanpa ada hari libur.

"Untuk titipan makanan, tidak ada hari libur. Kita buka full setiap hari agar keluarga bisa tetap mengirimkan hidangan berbuka untuk warga binaan," ujar Doni. Sementara itu, untuk layanan kunjungan tatap muka, jadwal tetap mengikuti aturan yang berlaku yakni Senin hingga Sabtu, kecuali hari Jumat dan hari libur nasional.

Selain pelayanan rutin, pembinaan kerohanian menjadi fokus utama selama Ramadhan. Rangkaian kegiatan ibadah dilakukan secara berjamaah, mulai dari Sholat Tarawih hingga Tadarus Al-Qur'an.

"Target awal tadarus kita adalah satu hari satu juz. Namun, ternyata antusiasme teman-teman warga binaan sangat luar biasa, mereka mampu mengejar lebih dari itu, bahkan ada yang dua sampai tiga juz sehari," ungkap Doni.

Dengan progres tersebut, Doni optimis para warga binaan dapat melaksanakan Khataman Al-Qur'an massal tepat pada tanggal 17 Ramadhan, bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur'an.

Kegiatan harian warga binaan diisi dengan agenda yang padat namun religius, di antaranya:

• Kultum Jelang Berbuka: Ceramah agama yang disampaikan oleh petugas Lapas atau perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag).
• Buka Puasa & Terawih: Mempererat silaturahmi antar warga binaan dan petugas.
• Jum'at Berkah: Program pembagian takjil gratis setiap Jumat sore.
• Bakti Sosial: Pembagian paket sembako kepada keluarga warga binaan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan, yang rutin dilaksanakan satu bulan sekali.

Doni menegaskan bahwa seluruh program, baik pembinaan kepribadian maupun kemandirian, tetap berjalan sebagaimana mestinya untuk memastikan warga binaan mendapatkan bekal positif selama berada di dalam Lapas. (Gusti Said Muhammad Al-Banjari).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pemancangan Jembatan Semayap-Jelapat Terhambat Kabel Internet (Telkom), Dishub Perketat Arus Lalu Lintas.

Telkomsel Berikan Kompensasi bagi Pelanggan di Kotabaru Pasca Gangguan Fiber Optik

Kasus PT ADCL: Bupati Abdul Hadi Bantah Tudingan, Tegaskan Dirinya yang Bongkar Penyimpangan