Wujudkan Kemandirian Pangan, Kades Langkang Baru Gagas Pembangunan Embung Multifungsi

EplKotabaru.com – Kotabaru. Desa Langkang Baru, Kecamatan Pulau Laut Timur,  tengah menatap masa depan cerah di sektor pertanian. Kepala Desa Langkang Baru, Karji, mengungkapkan komitmennya untuk memaksimalkan potensi ratusan hektar lahan persawahan melalui perencanaan sistem irigasi yang lebih stabil dan modern. Kamis, 26 Februari 2026.

Saat ini, Desa Langkang Baru memiliki hamparan lahan produktif yang luasnya mencapai 150 hingga 200 hektar, ditambah dengan dukungan program CSR seluas 74 hektar. Dengan total potensi hampir mencapai 300 hektar, Karji optimis desa ini dapat menjadi lumbung pangan jika didukung oleh sumber air yang memadai.

Langkah utama yang diharapkan adalah pembangunan embung atau waduk pada lokasi strategis seluas 4 hingga 5 hektar. Karji menjelaskan bahwa lokasi tersebut secara alami sudah berbentuk cekungan sehingga sangat efisien untuk dikembangkan menjadi penampungan air.

"Harapan kami adalah adanya sentuhan dari pemerintah untuk pembangunan pintu air dan pengerapan penggalian. Jika ini terwujud, pasokan air untuk sawah warga akan tetap terjaga meski curah hujan sedang rendah," ujar Karji.

Optimisme ini juga didukung dengan hadirnya bantuan alat mesin pertanian (alsintan) modern, seperti rotavator dan jonder, melalui program Brigade Pangan. Infrastruktur air yang baik diharapkan mampu mengimbangi kecanggihan teknologi pertanian yang mulai masuk ke desa tersebut.

Lebih dari sekadar irigasi, Karji melihat peluang besar untuk menjadikan embung tersebut sebagai aset produktif lainnya bagi masyarakat:

• Ketahanan Pangan: Menjamin ketersediaan air sepanjang tahun untuk meningkatkan frekuensi panen.
• Budidaya Perikanan: Pemanfaatan embung untuk keramba ikan air tawar guna meningkatkan ekonomi warga.
• Destinasi Agrowisata: Pengembangan kawasan sekitar embung menjadi objek wisata desa yang menarik.

Meski masih ada tantangan terkait status lahan milik masyarakat di area rencana pembangunan, Karji terus menjalin komunikasi intensif dengan Dinas Pertanian Kabupaten Kotabaru dan Ketua DPRD Kotabaru untuk mencari solusi terbaik.

"Kami berharap pemerintah daerah dapat segera meninjau lokasi. Dengan kolaborasi yang baik, kami yakin Desa Langkang Baru bisa bertransformasi menjadi desa yang mandiri secara pangan dan ekonomi," tutupnya. (Rayyan).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pemancangan Jembatan Semayap-Jelapat Terhambat Kabel Internet (Telkom), Dishub Perketat Arus Lalu Lintas.

Telkomsel Berikan Kompensasi bagi Pelanggan di Kotabaru Pasca Gangguan Fiber Optik

Kasus PT ADCL: Bupati Abdul Hadi Bantah Tudingan, Tegaskan Dirinya yang Bongkar Penyimpangan