Sentuhan Humanis Lapas Kotabaru: Gerobak Bantuan Bakti Sosial Mulai Hasilkan 'Cuan'


EplKotabaru.com — Kotabaru. Program bantuan gerobak usaha yang diinisiasi oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 Tahun 2026, terbukti memberikan dampak nyata. Bantuan tersebut kini dimanfaatkan secara produktif oleh keluarga Warga Binaan untuk merintis usaha kuliner di wilayah Dirgahayu, Kecamatan Pulau Laut Utara. Rabu, 13 Mei 2026.

​Saat ini, gerobak tersebut digunakan untuk menjajakan berbagai menu populer seperti bakso ikan, mie ayam, pangsit, hingga pentol ikan dan daging. Kehadiran usaha ini menjadi bukti keberhasilan program pemberdayaan ekonomi yang dicanangkan Lapas Kotabaru bagi keluarga Warga Binaan (WBP).

​Kepala Lapas Kelas IIA Kotabaru, Doni Handriansyah, S.H., M.Si., menegaskan bahwa program bakti sosial ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan keluarga penerima, bukan sekadar seremonial belaka.

​“Kami sangat bersyukur bantuan gerobak usaha ini telah dimanfaatkan dengan baik. Ini menunjukkan komitmen kami bahwa bakti sosial harus berkelanjutan dan mampu mendorong kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Doni.

​Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa stabilitas ekonomi keluarga memegang peranan krusial dalam proses reintegrasi sosial Warga Binaan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan di dalam Lapas akan jauh lebih optimal jika didukung oleh kondisi keluarga yang mandiri secara finansial.

​Siti, salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur dan antusiasmenya. Baginya, gerobak tersebut adalah peluang baru untuk memperbaiki taraf hidup keluarga.

​“Alhamdulillah, gerobak ini sudah kami gunakan untuk berjualan bakso ikan dan mi ayam. Respons masyarakat sangat baik. Bantuan dari Lapas Kotabaru ini benar-benar memberi kami semangat dan modal berharga untuk terus berusaha,” ungkap Siti dengan penuh haru.

​Berlokasi di tempat yang strategis dan menawarkan harga yang terjangkau, usaha kuliner Siti mulai mendapatkan tempat di hati warga sekitar.

​Melalui inisiatif ini, Lapas Kotabaru kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan sistem pemasyarakatan yang humanis dan berdampak luas. Momentum HBP ke-62 ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan tidak hanya terbatas di balik jeruji besi, tetapi juga merangkul keluarga dan masyarakat untuk tumbuh bersama secara mandiri. (Gusti Said Muhammad Al-Banjari).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pemancangan Jembatan Semayap-Jelapat Terhambat Kabel Internet (Telkom), Dishub Perketat Arus Lalu Lintas.

Telkomsel Berikan Kompensasi bagi Pelanggan di Kotabaru Pasca Gangguan Fiber Optik

Kasus PT ADCL: Bupati Abdul Hadi Bantah Tudingan, Tegaskan Dirinya yang Bongkar Penyimpangan