Sinergi Tanpa Batas: MPA Langkang Baru Gandeng Emergency Pulau Laut Timur dalam Penanganan Darurat
EplKotabaru.com – Kotabaru. Pemerintah Desa Langkang Baru, Kecamatan Pulau Laut Timur, menyatakan kesiapannya dalam mendukung program pemadam kebakaran (Damkar) di wilayahnya. Hal ini ditegaskan oleh Kepala Desa Langkang Baru, Karji, yang mengungkapkan bahwa pihaknya telah memiliki basis relawan yang terorganisir. Senin, 20 April 2026.
Menurut Karji, kelompok relawan tersebut bernama Masyarakat Peduli Api (MPA) yang bernaung di bawah organisasi Kelompok Tani Hutan (KTH) Tunas Harapan Bersama. Organisasi ini sejatinya telah dibentuk sejak satu tahun yang lalu sebagai langkah antisipasi dini terhadap kebakaran hutan dan lahan.
"Kami sudah punya tim sekitar 10 hingga 12 orang. Peralatan standar dan seragam juga sudah tersedia untuk mendukung kerja mereka di lapangan," ujar Karji saat memberikan keterangan.
Terkait rencana pengembangan unit Damkar yang sempat diwacanakan oleh Ketua DPRD Kotabaru, Hj. Suwanti, untuk tahun 2027 di Langkang Baru, Karji menyatakan bahwa warganya sangat antusias dan siap secara teknis.
"Untuk persiapan, warga kami sudah siap. Nanti tinggal kita seleksi lagi berdasarkan kriteria fisik maupun umur agar tim yang terbentuk benar-benar tangguh," tambahnya.
Lebih lanjut, Karji menekankan pentingnya kolaborasi antara relawan desa dengan Relawan Emergency Pulau Laut yang ada di cabang Pulau Laut Timur (EPLT). Menurutnya, keberadaan organisasi emergency selama ini sangat membantu aparatur desa, terutama dalam hal kecepatan informasi dan penanganan musibah di jalan raya.
"Harapan kami ke depan harus tetap bermitra. Teman-teman Emergency ini luar biasa, terutama dalam kecepatan menggunakan media sosial untuk penyebaran informasi. Kami di desa jujur saja masih tertinggal dalam hal itu," ungkap Karji.
Ia berharap, dengan adanya kolaborasi antara MPA Desa Langkang Baru dan Relawan EPLT (Emergency Pulau Laut Timur), wawasan para relawan lokal akan meningkat, sehingga kualitas pelayanan dan kecepatan penanganan bencana di wilayah Pulau Laut Timur dapat semakin optimal. (Rayyan).
Komentar