Cegah Terulangnya Kebakaran Hebat, Kades Langkang Baru Desak Pengadaan Unit Damkar

EplKotabaru.com – Kotabaru. Berkaca pada musibah kebakaran besar yang menghanguskan pemukiman di Desa Langkang Baru pada tahun 2025 lalu, urgensi pengadaan alat pemadam kebakaran kini menjadi sorotan utama. Karji, Kepala Desa Langkang Baru sekaligus Ketua PABPDSI Pulau Laut Timur, mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk segera menempatkan unit pemadam di wilayahnya. Rabu, 04 Februari 2026.

Kondisi geografis Kecamatan Pulau Laut Timur yang jauh dari pusat kabupaten menjadi kendala utama dalam penanganan bencana secara cepat.

Dalam pernyataannya, Karji mengungkapkan rasa miris atas keterlambatan bantuan yang sering terjadi akibat jarak tempuh yang ekstrem:

● Respon Terlambat: Saat musibah tahun lalu, tim bantuan seringkali tiba di lokasi ketika api sudah menghanguskan bangunan karena jarak yang jauh.
● Dampak Kerugian: Minimnya alat pemadam di tingkat desa atau kecamatan membuat api sulit dikendalikan sejak dini.

Mengingat luasnya wilayah yang mencakup 14 desa, Karji mengusulkan pengadaan minimal 2 hingga 4 unit pemadam kebakaran. Beberapa poin penting dalam usulan tersebut antara lain:

● Jangkauan Wilayah: Unit pemadam diusulkan ditempatkan secara strategis agar dapat menjangkau desa-desa di bagian ujung seperti Tanjung Harapan dan Batu Tunau.
● Kesiagaan Bencana: Diperlukan alat yang siap siaga di wilayah kecamatan untuk meminimalisir dampak kerugian materiil maupun korban jiwa.

"Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten maupun Pusat agar bencana ini ada solusinya, terutama terkait pengadaan alat pemadam. Kasihan masyarakat kami jika harus menunggu bantuan dari pusat kota yang jaraknya sangat jauh," tegas Karji. (M. Rayyan Syah Yoga).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Proses Pemancangan Jembatan Semayap-Jelapat Terhambat Kabel Internet (Telkom), Dishub Perketat Arus Lalu Lintas.

Kasus PT ADCL: Bupati Abdul Hadi Bantah Tudingan, Tegaskan Dirinya yang Bongkar Penyimpangan

Telkomsel Berikan Kompensasi bagi Pelanggan di Kotabaru Pasca Gangguan Fiber Optik