Atasi Banjir Menahun, PUPR Kotabaru Usulkan Pembangunan Tiga Embung Strategis ke Pusat
EplKotabaru.com – Kotabaru. Pemerintah Kabupaten Kotabaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah serius mengupayakan solusi permanen untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda kawasan JL. Agus Salim dan sekitarnya. Strategi utama yang diusung adalah pembangunan rangkaian embung di sisi hulu untuk mengendalikan debit air. Selasa, 27 Januari 2026.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kotabaru, H. Abdul Hamid, S.St., menyatakan bahwa penanganan banjir tidak akan tuntas jika tidak diselesaikan dari sumber masalah di bagian hulu. Oleh karena itu, pihaknya telah mengusulkan pembangunan tiga embung besar kepada pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air dan Balai Wilayah Sungai.
Dalam rencana strategis tersebut, Embung Seratak ditetapkan sebagai prioritas utama untuk direalisasikan pada tahun 2026. Proyek ini dinilai paling siap karena proses pembebasan lahan telah rampung dilakukan oleh pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu, dan akses jalan menuju lokasi pun sudah memadai.
"Kami menawarkan Embung Seratak sebagai prioritas utama di tahun 2026. Lahannya sudah siap dan sudah dibebaskan. Tinggal menunggu realisasi fisik dari pemerintah pusat," ujar H. Abdul Hamid. Mengingat estimasi anggaran yang cukup besar, pembangunan ini kemungkinan akan menggunakan skema tahun jamak (multi-years).
Selain Embung Seratak, Dinas PUPR juga telah menyusun roadmap pembangunan embung pendukung lainnya untuk memastikan pengendalian banjir mencapai efektivitas hingga 80%:
● Tahun 2027: Ditargetkan untuk pembangunan Embung Gunung Perak.
● Tahun 2028: Ditargetkan untuk pembangunan Embung Gunung Mandin.
H. Abdul Hamid menambahkan bahwa respon dari pihak Balai dan pemerintah pusat cukup positif, terutama karena pemerintah daerah telah menyiapkan perencanaan dan kesiapan lahan dengan matang. Menurutnya, koordinasi administratif yang kuat menjadi kunci agar usulan daerah dapat segera diakomodasi menjadi program nasional.
"Dengan terbangunnya ketiga embung ini, kami yakin dampak banjir di Kotabaru dapat terkendali secara teknis. Kami sudah sampaikan usulan ini secara detail ke pusat sebagai bahan evaluasi tahap selanjutnya," pungkasnya. (Gusti Said Muhammad Al-Banjari).
Komentar