Cetak Atlet Berprestasi, Tapak Suci Pimda 252 Kotabaru Gelar Kejurda Perdana 2025
EplKotabaru.com – Kotabaru. Pimpinan Daerah (Pimda) 252 Perguruan Seni Beladiri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TSPM) Kabupaten Kotabaru resmi menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) yang ke-1 tahun 2025. Bertempat di halaman parkir Masjid Al-Istiqomah Muhammadiyah, ajang ini menjadi tonggak sejarah bagi pembinaan atlet pencak silat di Bumi Saijaan. Rabu, 24 Desember 2025.
Acara pembukaan dihadiri oleh jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kotabaru, Pimpinan Panti Asuhan Istiqomah, Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM), serta para kader dan pendekar Tapak Suci.
Ketua Umum Pimda 252 Tapak Suci Kotabaru, Abdullah, K.Ua., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh sekitar 50 atlet yang berasal dari kategori usia dini hingga remaja. Mereka datang dari berbagai unit di wilayah Kabupaten Kotabaru, termasuk peserta dari daerah pesisir seperti Teluk Tamiang.
"Kejurda ini bertujuan meningkatkan prestasi dan mempromosikan olahraga pencak silat. Selain itu, ini adalah ajang seleksi untuk memilih atlet terbaik yang akan mewakili Kotabaru di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) dan Kejuaraan Wilayah (Kejurwil)," ujar Abdullah.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Panitia, Muhammad Wahyudinoor, K.Da., yang diwakili oleh Moh. Syahril Ramadan, K.Da., menekankan pentingnya sportivitas. Ia menjelaskan bahwa hasil dari Kejurda ini akan dipersiapkan untuk mengikuti seleksi di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) Kotabaru.
Dalam sesi wawancara, Abdullah menambahkan bahwa langkah cepat ini diambil sebagai bentuk pembenahan diri perguruan menyambut padatnya agenda pencak silat di masa mendatang.
"Tahun 2026 nanti akan banyak event pencak silat. Jadi, sejak sekarang Tapak Suci mulai membenahi diri dan menyiapkan atlet agar bisa membawa nama baik Kabupaten Kotabaru di tingkat yang lebih tinggi," ungkapnya.
Selain aspek kompetisi, ajang ini juga menekankan nilai-nilai karakter. Dalam amanatnya kepada para pendekar muda, ditekankan bahwa Tapak Suci adalah perpaduan antara seni, olahraga, dan dakwah.
Sekian itu, Ketua IPSI Kotabaru, yang diwakili oleh Nur Abdul Rozaq berpasan kepada seluruh peserta agar bertanding dengan sportivitas.
"Bertandinglah dengan gagah berani namun tetap rendah hati. Kemenangan adalah bonus, tetapi integritas dan kejujuran adalah jati diri seorang kader Tapak Suci," ujar Abdul Rozaq.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara di atas matras, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar atlet serta menjadi sarana evaluasi hasil latihan di setiap cabang atau unit masing-masing. (Muhammad Rizky).
Komentar